Kalau kamu pernah melihat tulisan LDAC di kotak atau halaman produk earbuds, wajar kalau muncul pertanyaan: "ini fitur apa ya? penting gak sih? atau sekadar label marketing aja?
Jawaban singkatnya: LDAC adalah codec Bluetooth buatan Sony yang bisa mengirim data audio hingga 990 kbps, sekitar tiga kali lipat codec dasar SBC. Apakah suara TWS kamu otomatis jadi lebih bagus? Bisa, tetapi hanya kalau empat syarat terpenuhi: HP kamu mendukung LDAC, earbuds kamu mendukung LDAC, lagu yang diputar berkualitas tinggi, dan koneksi Bluetooth stabil. Kalau salah satunya tidak terpenuhi, perbedaannya bisa nyaris tidak terasa. Khusus pengguna iPhone, LDAC memang tidak bisa dipakai.
Di artikel ini kita bahas LDAC secara jujur: cara kerjanya, perbandingannya dengan codec lain, kapan LDAC berguna, kapan tidak, dan produk EarFun mana saja yang mendukungnya.
Kenalan Dulu dengan Codec Bluetooth
Bluetooth tidak bisa mengirim file musik mentah begitu saja. Ukuran data audio berkualitas tinggi terlalu besar untuk jalur Bluetooth, jadi musik harus dikompres dulu di HP, dikirim lewat udara, lalu diurai kembali di earbuds. Pasangan alat kompres dan urai inilah yang disebut codec.
Bayangkan sebuah pipa air. Semakin lebar pipanya, semakin banyak air yang bisa mengalir tanpa perlu dipadatkan. Codec seperti SBC memakai pipa sempit, sehingga data harus dipadatkan lebih agresif dan sebagian detail halus ikut terbuang. Codec seperti LDAC memakai pipa yang jauh lebih lebar, jadi data yang terbuang lebih sedikit.
Apa Itu LDAC dan Bagaimana Cara Kerjanya
LDAC adalah codec milik Sony. Keunggulan utamanya ada di bitrate, yaitu jumlah data per detik yang bisa dikirim. Menurut penjelasan Android Authority, LDAC punya tiga mode koneksi:
- Connection Priority (330 kbps): mengutamakan kestabilan sambungan, cocok saat sinyal ramai atau jarak jauh.
- Normal (660 kbps): keseimbangan antara kualitas dan stabilitas.
- Quality Priority (990 kbps): kualitas maksimum, paling cocok untuk lingkungan yang stabil.
LDAC mendukung audio hingga 24 bit dan 96 kHz, yang masuk kategori Hi Res Audio. Namun ada satu hal yang sering luput dibahas: LDAC tetap codec lossy, artinya sebagian data tetap dikompres dan dibuang, bahkan di mode 990 kbps. Analisis SoundGuys menyimpulkan bahwa LDAC sebenarnya bukan Hi Res sejati, tetapi tetap merupakan codec Bluetooth yang sangat baik.
LDAC Dibandingkan Codec Lain
Berikut perbandingan bitrate maksimum beberapa codec yang umum dipakai, berdasarkan angka yang dirangkum Android Authority dan Qualcomm.
| Codec | Pembuat | Bitrate maksimum | Catatan |
|---|---|---|---|
| SBC | Standar Bluetooth | sekitar 328 kbps | Codec dasar, didukung hampir semua perangkat |
| AAC | Standar industri | sekitar 256 kbps | Dipakai iPhone, hasilnya bergantung pada implementasi |
| aptX | Qualcomm | 352 kbps | Dukungan terbatas pada perangkat tertentu |
| aptX HD | Qualcomm | 576 kbps | Mendukung 24 bit |
| LDAC | Sony | 990 kbps | Tiga mode: 330, 660, 990 kbps |
| aptX Lossless | Qualcomm | sekitar 1 Mbps | Kualitas CD 16 bit 44,1 kHz tanpa kehilangan data |
Perhatikan aptX Lossless di baris terakhir. Codec ini dirancang Qualcomm untuk mengirim audio kualitas CD secara lossless, tetapi menurut Android Authority, codec ini membutuhkan ekosistem Snapdragon Sound, yaitu HP dan earbuds yang keduanya harus mendukung. Jadi LDAC dan aptX Lossless adalah dua pendekatan berbeda: LDAC mengejar resolusi lebih tinggi dengan kompresi, sedangkan aptX Lossless mengejar kualitas CD tanpa kehilangan data.
Jadi, Benarkah LDAC Bikin Suara Lebih Bagus?
Inilah bagian yang paling penting. Jawaban jujurnya: tergantung. Ada empat faktor yang menentukan seberapa besar perbedaan yang akan kamu dengar.
1. Kualitas lagu yang kamu putar
Codec hanya bisa mengirimkan apa yang ada di sumbernya. Kalau kamu memutar lagu dari layanan streaming dengan kualitas standar, data aslinya sudah terkompres. LDAC tidak bisa menambahkan detail yang memang tidak ada. Manfaatnya yang tersisa adalah proses pengiriman yang lebih longgar sehingga tidak ada kompresi tambahan yang berat di atas file yang sudah terkompres. Perbedaannya halus.
Untuk merasakan manfaat LDAC lebih jelas, putar lagu dari layanan atau file berkualitas lossless atau Hi Res, misalnya file FLAC atau paket kualitas tinggi di layanan streaming yang menyediakannya.
2. Kualitas earbuds itu sendiri
Codec hanya satu mata rantai dalam rangkaian panjang. Driver, tuning suara, dan seberapa pas earbuds menempel di telinga biasanya jauh lebih besar pengaruhnya pada karakter suara dibanding codec. Earbuds dengan tuning yang baik dan fit yang rapat sering terdengar lebih bagus dengan SBC dibanding earbuds biasa dengan LDAC.
3. Lingkungan tempat kamu mendengarkan
Detail halus yang dibawa LDAC baru terdengar di tempat yang cukup tenang. Di bus, kereta, atau jalan raya, bising sekitar menutupi detail itu. ANC membantu, tetapi tidak menghapus semua bising.
4. Telinga dan preferensi kamu
Setiap orang punya sensitivitas pendengaran dan selera berbeda. Banyak pendengar awam merasa perbedaan antar codec sangat tipis, sementara pendengar yang terlatih bisa menangkapnya dengan jelas. Tidak ada yang salah dengan keduanya.
Syarat Supaya LDAC Bisa Bekerja
Agar LDAC aktif, ada rantai yang harus lengkap:
- HP mendukung LDAC. Mayoritas HP Android modern mendukung LDAC. iPhone tidak mendukung LDAC, hanya SBC dan AAC.
- Earbuds atau headphone mendukung LDAC. Cek spesifikasi produk.
- LDAC terpilih sebagai codec aktif. Di Android, kamu bisa mengecek lewat Opsi Pengembang pada bagian codec audio Bluetooth. Nama menu bisa berbeda di tiap merek HP.
- Mode bitrate yang sesuai. Menurut ulasan SoundGuys, secara default LDAC berjalan dalam mode adaptif yang memilih 330, 660, atau 990 kbps sesuai kekuatan sinyal. Kalau kamu mendengarkan di tempat tenang dengan HP dekat, kamu bisa memilih mode kualitas maksimum. Kalau suara terputus, turunkan ke mode yang lebih stabil.
Satu hal yang perlu diingat: mode 990 kbps membutuhkan sambungan yang sangat kuat. Di tempat ramai dengan banyak perangkat Bluetooth, sambungan bisa tersendat. Itu bukan kerusakan, melainkan konsekuensi dari jumlah data yang besar.
Kapan LDAC Berguna, dan Kapan Tidak
LDAC paling berguna saat:
- Mendengarkan musik lossless atau Hi Res di rumah, kantor, atau tempat tenang
- HP dan earbuds berada berdekatan dengan sinyal stabil
- Kamu ingin mengeluarkan potensi maksimal dari earbuds yang kualitas drivernya baik
LDAC kurang berpengaruh saat:
- Berada di tempat bising seperti transportasi umum atau jalan raya
- Bermain game yang membutuhkan respons cepat, karena codec berbitrate tinggi umumnya punya latensi lebih besar dibanding codec yang dirancang untuk latensi rendah
- Menelepon atau meeting online, karena panggilan memakai jalur audio yang berbeda dari musik
- Berolahraga, saat gerakan tubuh dan jarak ke HP bisa mengganggu sambungan
Perlu juga diketahui bahwa bitrate yang lebih tinggi umumnya membutuhkan daya lebih besar. Jadi kalau kamu mengaktifkan LDAC mode kualitas maksimum seharian, daya tahan baterai earbuds bisa lebih pendek dibanding memakai SBC atau AAC.
Cara Mengecek Codec yang Sedang Aktif
Kalau kamu ingin memastikan LDAC sudah aktif, buka Opsi Pengembang di HP Android, lalu cari bagian Codec audio Bluetooth. Di sebagian HP, codec yang sedang dipakai juga terlihat di aplikasi pendamping earbuds atau di detail perangkat Bluetooth. Kalau Opsi Pengembang belum muncul, aktifkan dengan mengetuk Nomor versi (Build number) sebanyak tujuh kali di menu Tentang ponsel. Letak menu bisa berbeda di tiap merek, jadi sesuaikan dengan HP kamu. Hindari mengubah pengaturan lain di Opsi Pengembang yang tidak kamu pahami.
Mitos dan Fakta Seputar LDAC
Mitos: LDAC pasti membuat semua lagu terdengar lebih jernih. Fakta: LDAC hanya menjaga data yang ada di sumbernya dengan lebih baik. Lagu yang sejak awal berkualitas rendah tidak akan berubah jernih hanya karena kamu mengganti codec.
Mitos: LDAC sama dengan lossless. Fakta: LDAC adalah codec lossy. Yang mengejar lossless untuk kualitas CD adalah aptX Lossless, itu pun dengan syarat ekosistem Snapdragon Sound.
Mitos: Semakin tinggi bitrate, semakin bagus di segala situasi. Fakta: Bitrate tinggi membutuhkan sambungan yang kuat. Kalau sinyal tidak stabil, suara bisa tersendat dan pengalamannya justru lebih buruk dibanding mode yang lebih rendah.
Mitos: Earbuds tanpa LDAC pasti kalah bagus. Fakta: Tuning, driver, dan fit sering lebih menentukan. Earbuds yang disetel dengan baik tetap terdengar memuaskan dengan AAC atau SBC.
Fakta tambahan: pengaturan default HP bisa membuat LDAC berjalan di bitrate rendah. Pada banyak HP Android, mode adaptif aktif secara default, sehingga LDAC bisa berjalan di 330 atau 660 kbps tanpa kamu sadari.
Produk EarFun yang Mendukung LDAC
Berdasarkan tabel spesifikasi resmi EarFun, berikut produk yang mendukung LDAC dan codec premium lainnya.
| Produk | Codec yang didukung | Catatan |
|---|---|---|
| Air Pro 4i | LDAC, SBC, AAC | Bersertifikasi Hi Res Audio dan LDAC |
| Air Pro 4 | aptX Lossless, LDAC, SBC, AAC | Mendukung Snapdragon Sound |
| Air Pro 4+ | aptX Lossless, LDAC, SBC, AAC | Hybrid driver dan Bluetooth 6.0 |
| Wave Pro | LDAC, SBC, AAC | Headphone, bersertifikasi Hi Res Audio Wireless dan LDAC |
| Wave Pro X (segera hadir) | aptX, aptX Adaptive, aptX Lossless, LC3, LDAC, SBC | Headphone flagship terbaru |
| Tune Pro | SBC, AAC | Bersertifikasi Hi Res Audio, tersedia jalur USB Audio dan AUX |
Perhatikan Tune Pro di baris terakhir. Ia tidak memakai LDAC, tetapi menyediakan USB Audio dan AUX input untuk yang ingin kualitas tinggi lewat kabel. Jadi tidak selalu harus lewat Bluetooth untuk mendapat suara terbaik.
Untuk pembahasan lengkap headphone terbaru EarFun dengan dukungan codec paling lengkap, baca juga EarFun Wave Pro X: Fitur Headphone Flagship Baru yang Perlu Kamu Tahu.
Tips Mendapat Suara Terbaik dari LDAC
- Gunakan sumber musik berkualitas. Pilih paket kualitas tinggi di layanan streaming atau file lossless.
- Pilih mode bitrate sesuai situasi. Mode kualitas maksimum untuk di rumah, mode seimbang atau stabil saat bepergian.
- Pastikan ear tips pas. Fit yang rapat sering memberi peningkatan suara yang lebih terasa daripada ganti codec.
- Perbarui firmware dan aplikasi earbuds. Pembaruan kadang memperbaiki kestabilan koneksi.
- Dekatkan HP dengan earbuds. Semakin dekat dan minim halangan, semakin stabil LDAC di bitrate tinggi.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah iPhone bisa memakai LDAC? Tidak. iPhone hanya mendukung SBC dan AAC lewat Bluetooth. Earbuds yang punya LDAC tetap bisa dipakai di iPhone, tetapi akan berjalan dengan AAC.
Apakah LDAC bikin baterai lebih boros? Umumnya ya, karena bitrate yang lebih tinggi membutuhkan lebih banyak daya. Seberapa besar selisihnya bergantung pada produk dan mode yang dipilih.
Apa bedanya LDAC dan aptX Lossless? LDAC mengirim hingga 24 bit 96 kHz dengan kompresi lossy. aptX Lossless mengirim audio kualitas CD (16 bit 44,1 kHz) tanpa kehilangan data, tetapi membutuhkan perangkat sumber yang mendukung Snapdragon Sound.
Apakah LDAC wajib untuk earbuds yang bagus? Tidak. Banyak earbuds dengan tuning baik terdengar sangat memuaskan hanya dengan AAC atau SBC. LDAC adalah nilai tambah, bukan syarat.
Mengapa suara terputus saat LDAC aktif? Kemungkinan bitrate terlalu tinggi untuk kondisi sinyal saat itu. Coba turunkan ke mode yang lebih stabil, atau dekatkan HP dengan earbuds.
Kesimpulan
LDAC bukan sihir, tetapi juga bukan sekadar stiker di kotak produk. Ia memberi jalur data yang lebih lebar sehingga detail musik lebih terjaga, selama sumber musik, perangkat, dan kondisi sinyalnya mendukung. Kalau kamu pengguna Android yang rutin mendengarkan musik berkualitas di tempat tenang, LDAC memberi nilai nyata. Kalau kamu lebih sering mendengarkan di perjalanan atau memakai iPhone, fokuskan pilihan pada ANC, kenyamanan, dan tuning suara.
Ingin mencoba earbuds atau headphone EarFun dengan dukungan LDAC? Lihat koleksi lengkapnya di earfun.id dan cek harga terbaru langsung di halaman produk.